-->

Manajemen, fungsi manajemen

BAB II
STUDI KEPUSTAKAAN

2.1.    Landasan Teoritis
2.1.1.    Pengertian Manajemen
Secara etimologis kata manajemen  berasal dari bahasa Perancis Kuno ménagement, yang berarti seni melaksanakan dan mengatur. Terry dan Rue  (2005:1) manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata. Handoko (2008:3) mengartikan manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Menurut Alma (2009:140) manajemen sering dikatakan sebagai suatu seni, karena adanya penerapan pengetahuan dan keterampilan, untuk mencapai tujuan. Di dalamnya ada penggunaan tehnik manajemen maka dikatakan pula manajemen sebagai science. Memimpin bisnis adalah orang yang memiliki berbagai karakter, karena diperlukan orang yang dapat mengkombinasikan kedua hal yaitu art dan science.
Menurut Hasibuan (2004:2), manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara aktif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Selanjutnya menurut Fahmi (2014:2), manajemen adalah suatu ilmu yang mempelajari secara komprehensif tentang bagaimana mengarahkan dan mengelola orang-orang dengan berbagai latar belakang yang berbeda-beda dengan tujuan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Dari beberapa definisi yang telah disebutkan di atas maka dapat diketahui bahwa manajemen merupakan usaha yang dilakukan secara bersama-sama untuk menentukan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Manajemen merupakan sebuah pelaksanaannya disebut manajing dan orang yang melakukannya disebut manajer.

2.1.2.    Fungsi Manajemen
Menurut Terry dalam Simbolon (2004:36), fungsi-fungsi manajemen terdiri dari:
1.    Perencanaan (Planing)
Planing berasal dari kata plan yang artinya rencana, rancangan, maksud dan niat. Perencanaan berhubungan dengan memilih tujuan-tujuan, kebijaksanaan-kebijaksanaan, prosedur-prosedur, dan program-program dari alternatif-alternatif yang ada.

2.    Pengorganisasian (Organizing)
Mengorganisasi (organizing) adalah suatu proses menghubungkan orang-orang yang terlihat dalam organisasi tertentu dan menyatupadukan tugas serta fungsinya dalam organisasi.
3.    Penggerakan (actuating)
Penggerakan adalah membuat semua anggota kelompok agar mau bekerja sama dan bekerja secara ikhlas serta bergairah untuk mencapai tujuan sesuai dengan perencanaan dan usaha-usaha organiasi.
4.    Pengawasan (controlling)
Mengerahkan atau menyalurkan perilaku manusia kearah tujuan-tujuan.
Selanjutnya menurut Anoraga (2009:114), fungsi-fungsi manajemen adalah sebagai berikut:
1.    Perencanaan
Perencanaan merupakan fungsi paling awal yang merupakan pedoman ke arah mana tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan perencanaan ini dapat dikurangi ketidakpastian serta dapat mengarahkan perhatian pada tujuan dan memudahkan dalam pengawasan. Unsur-unsur yang ada dalam perencanaan adalah:
a.    Kebijaksanaan.
b.    Prosedur.
c.    Kemajuan yang diharapkan.
d.    Program.
Dalam perencanaan termasuk kegiatan menentukan tujuan, strategi yang akan digunakan, dan mengembangkan perencanaan tersebut untuk koordinasi kegiatan.
2.    Pengorganisasian
Pengorganisasian merupakan fungsi manajemen yang mengelompokkan orang dan memberikan tugas serta menjalankan tugas misi. Karena terbatasnya kemampuan seseorang dan meningkatnya volume pekerjaan dalam suatu perusahaan yang bertumbuh, perlu adanya pembagian pekerjaan agar diperoleh hasil yang optimal. Dengan adanya pembagian pekerjaan tersebut itu maka muncullah bagian-bagian didalam perusahaan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar diperoleh bentuk struktur organisasi yang efisien, yaitu:
a.    Adanya spesialisasi dan pembagian pekerjaan.
b.    Adanya pendelegasian wewenang yang jelas.
c.    Adanya rentang kendali yang sesuai dengan kemampuan supervise seseorang.
d.    Adanya proses pendelegasian dan pengintegrasian.
e.    Adanya unsur lini dan staff.
3.    Memimpin
Fungsi kepemimpinan merupakan cara mempengaruhi kegiatan individu dan kelompok menuju sasaran. Ada tiga tipe kepemimpinan dalam hal ini yaitu:
a.    Kemimpinan yang bersifat otokrasi.
b.    Kepemimpinan demokratik.
c.    Kepemimpinan laissez-faire.
Dalam memimpin ini juga termasuk memberikan motivasi,mengarahkan, memilih saluran komunikasi yang efektif dan menyelesaikan konflik diantara karyawan dalam perusahaan.
4.    Pengendalian
Pengendalian adalah suatu proses yang memastikan bahwa aktivitas actual perusahaan sesuai dengan yang telah direncanakan. Proses pengendalian mencatat perkembangan ke arah tujuan dan memungkinkan manajer mendeteksi penyimpangan dari perencanaan tepat pada waktunya, untuk mengambil tindakan korektif sebelum terlambat.
Dalam aktivitas pengendalian, hal-hal berikut yang dilakukan:
a.    Mengukur prestasi kerja berdasarkan standard dan metode pengukuran prestasi.
b.    Menilai penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dan melakukan tindakan koreksi.
c.    Melakukan tinjauan terhadap perencanaan, strategi dan kebijakan perusahaan.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter